Asef Saeful Anwar

Lahir di Kali Cisanggarung, Losari, Cirebon. Staf pengajar di Program Studi Sastra Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Setamat sekolah dasar, Asef merantau ke Yogyakarta untuk belajar ngaji di Pondok Pesantren Sunan Pandan Aran, Sleman. Selain aktif menulis puisi, cerpen, dan melakukaan sejumlah penelitian, Asef juga kerap mengisi berbagai forum diskusi. Karya-karyanya telah mendapat penghargaan, antara lain; Persada Studi Klub dalam Arena Sastra Indonesia (2015) sebagai 5 besar buku kritik sastra terbaik pada tahun 2020 oleh Badan Bahasa, novel Alkudus (2017) meraih penghargaan Tama Prayojana kategori buku sastra terbaik pada 2018 dari Balai Bahasa Yogyakarta, masuk dalam 7 besar prosa yang direkomendasikan oleh Majalah Tempo pada 2017, dan kumpulan cerpen Betapa Kita Masih Belum Beranjak dari Pertanyaan tentang Cinta (2019) meraih penghargaan Promosing Writers 2020 dari Banjarbaru Literary Festival. Penulis album puisi Searah Jalan Pulang (2018) ini, juga berkolaborasi dengan Niskala dalam kumpulan puisi berjudul Kiat-Kiat Menyembuhkan Lara (2020), dan bersama 16 alumni Universitas Gadjah Mada menerbitkan buku kumpulan cerpen berjudul Wabah (2021).